in Review

Cinta Bersemi untuk Seorang Teman Lama (Review “This Kiss” karya Teresa Southwick)

“This Kiss” by Teresa Southwick

Judul: This Kiss (Ciuman Ini)
Penulis: Teresa Southwick
Terbitan: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 252 halaman

Sinopsis:
Dev Hart benar-benar terpesona ketika Hannah datang ke peternakannya. Gadis superpintar yang dulu canggung dan berkacamata tebal itu telah berubah menjadi wanita dewasa. Sekarang dia adalah dr. Hannah Morgan.

Hati Dev mulai terusik, tapi berkali-kali Hannah mengatakan kepulangannya ke Destiny, Texas hanyalah kunjungan singkat sebelum menerima tawaran pekerjaan berpenghasilan besar di Los Angeles. Ia yakin cara terbaik menebus masa kecilnya yang kurang bahagia adalah dengan bekerja keras dan mendapatkan kehidupan nyaman. Mampukah ciuman Dev meyakinkan Hannah bahwa kebahagiaan sejati tak bisa dibeli dengan uang?

“This Kiss”

Dari awal saya membaca buku ini, alur ceritanya sudah membawa pikiran saya berkelana ke Texas. Novel ini menceritakan tentang seorang duda, bernama Dev Hart yang mempunyai satu anak lelaki, berusia empat tahun, bernama Ben. Ben diasuh oleh Polly, ibu dari Hannah Morgan, seorang gadis yang kini sudah menjadi dokter spesialis anak (pediatrician).

Dalam kunjungan Hannah untuk menengok ibunya, pertemuan mereka pun akhirnya menjadi kedekatan. Terlebih Ben, yang awalnya diobati oleh dokter Hannah, kemudian menjadi sangat manja dengan gadis itu.

Dev yang sebenarnya sudah bisa merasakan sesuatu di hatinya tiap kali berada di dekat Hannah namun masih berusaha menepis perasaannya setelah trauma mengalami kegagalan cinta dengan mantan istrinya.

Di sisi lain, Hannah pun tak dapat mengingkari bahwa pipinya selalu bersemu merah tiap kali berdekatan dengan Dev, yang dulunya satu SMU dengan Hannah di kota kecil itu, Destiny, Texas.

Film drama komedi yang satu ini cocok untuk ditonton bersama pasangan.

Wah, jadi gimana dung kelanjutan kisah cinta mereka?

Sama seperti koleksi Harlequin lainnya, novel ini memiliki teknik showing yang mantap. Bisa dibuktikan kemampuannya membawa pembaca turut berimajinasi seolah sedang menonton langsung adegan demi adegan yang disuguhkan dalam novel ini.

Banyak jalan cerita yang tidak bisa diduga. Kedatangan satu demi satu tokoh dibuatnya mengalir, berkaitan dan yang terpenting: masuk akal.

Tapi ingat, pastinya genre romance satu ini layaknya dibaca oleh yang sudah dewasa ya, bagusnya lagi yang sudah berpasangan (supaya ada sandaran untuk berbaper-ria setelah membaca novel ini), seperti layaknya koleksi Harlequin lainnya.

Oya, novel ini saya baca free dari aplikasi ipunas lho. Download saja di ipunas

Ipunas, Aplikasi Perpustakaan Nasional

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

28 Comments

  1. Wah jadi ingat suasana Texas sayaaa..#eh.
    Selalu suka genre romance kalau baca novel..Bikin hati berbunga-bunga dan happy endingnya bikin saya ikut happy karenanya.

    Duh dah lama enggak intip ipusnas..hiks!

  2. Novel adalah genre bacaan saya mbak, terutama yang ada adegan romantis-romantisnya hehehe…mungkinkah karena ayangbebku bukan tipe pria romantis?

    • Haha. Sama dong kita. Sy suka hal romantis tapi kalau untuk bumbu cerita aja jangan kebanyakan.

  3. Wah, baca di ipusnas ternyata. Dulu saya pernah donlot tapi skrg udah uninstall. Hehe, besok2 kalo ada waktu mo donlot lagi ahh.
    Btw, saya sih suka novel romance, apalagi yg pemeran perempuannya digambarkan bertransformasi jadi keren dan cerdas. Sip.

    • Iyaa dung. Jadi perempuan jangan menang cantik aja, harus cerdas juga duung. Hayuk donlot lagi mbak 😁 😁

  4. Wahh bisa baca free..aku tengok ah nanti..
    Btw mba itu covernya aduh heheh jadi mewajibkan baca buat yg udah berpasangan ini mah bener..biar kalo baper bisa tersalurkan *ehh kok aduuhhhh hahahha

  5. Wah saya kalo baca buku dari ipusnas suka kelamaan mba, hanya dikasih waktu beberapa hari sedang saya bacanya luamaaa hahaha. Tapi boleh juga sih besok coba lgi. Thanks reviewnya mba.

  6. Romance ya..bener banget bacanya harus sama pasangN.

    Penasaran sama endingnya nih. Yuk meluncur ke ipunas.

    Terima kasih ya mba

  7. Aku suka novel-novel begini mbak cuma agak susah ya carinya kalau di metro yang bagus. Pernah beli waktu ada bazar di perpusda. Suka bikin baper ya mbak hahaha

  8. Novel roman tuh emang bener butuh berdua pasangan biar ga baper sendirian. Untuk settingnya apa tergambar jelas Mba?

  9. Toss kita mbaaak, aku juga suka banget baca novel roman. Suka baper sih, tapi asyik. Hehe. Kayaknya novelnya bagus, ya. Aku pengen baca juga ah. Tfs ya mbak.