in Uncategorized

Satu Lagi Drama Korea yang Bikin Gagal Move On (Review “The Beauty Inside” 2018)

“The Beauty Inside” (sumber gambar: Wikipedia)

The Beauty Inside adalah serial televisi Korea Selatan tahun 2018 yang didasarkan pada film tahun 2015 yang berjudul sama; dibintangi oleh Seo Hyun-jin dan Lee Min-ki.

Jumlah episode: 16
Sumber: Wikipedia

Sinopsis:

Han Se-Kye ( Seo Hyun-Jin ) adalah seorang aktris papan atas. Dia dikenal sebagai pembuat onar dan objek banyak rumor. Hidupnya adalah sebuah misteri, tetapi, pada kenyataannya, dia menderita fenomena yang tidak biasa. Pada titik tertentu setiap bulan, penampilannya berubah menjadi orang yang berbeda. Dia hidup satu minggu setiap bulan dengan penampilan yang berbeda. Han Se-Kye bertemu Seo Do-Jae ( Lee Min Ki ).
Seo Do-Jae adalah seorang eksekutif di sebuah perusahaan penerbangan. Ia tampak sempurna dengan penampilan yang menarik dan memiliki kecerdasan, tetapi ia menderita ketidakmampuan mengenali wajah. Dia menyembunyikan kecacatan ini dan berusaha keras untuk menghafal orang dengan kebiasaan dan tingkah laku mereka. Satu-satunya wajah orang yang bisa dia kenali adalah Han Se-Kye. Dengan bertemu dengannya, hidupnya berubah. (sumber: Asian wiki)

Kali ini saya mau review satu lagi drama Korea yang menurut saya beda banget. Diawali dengan adegan sang artis cantik dalam acara penerimaan penghargaan, lalu dia terpaksa kabur tiba-tiba dikarenakan merasa gejala “ingin berubah”. Yup. Berubah dalam arti sebenarnya. Berubah menjadi sosok orang lain.

Itulah Han Se Kye, artis papan atas yang ternyata mempunyai “penyakit” aneh, tak masuk akal, yakni berubah menjadi sosok sama sekali berbeda dengan dirinya tiap sebulan sekali selama tujuh hari lamanya.

Awalnya melihat adegan dia berlari menjauh dari keramaian sampai kehilangan satu sepatunya kukira akan meniru film Disney lawas: Cinderella. Ternyata tidak 🙃

Benar-benar anti-mainstream kan idenya?

Oya, tentu saja Se Kye sudah berusaha mencari pertolongan. Bahkan berdoa berdasarkan segala macam jenis agama pun sudah dilakukan. Nyatanya tidak ada yang bisa menolongnya hingga lama-lama dia merasa lelah. Dan memutuskan, ya sudahlah, lebih baik terima saja kondisi ini.

Lalu, suasana berubah perlahan menjadi romantis dengan kedatangan seorang pria, Seo Do Jae, seorang CEO perusahaan yang mengontrak Se Kye sebagai brand ambassador. Beliau ini satu-satunya orang yang bisa mengenali Se Kye saat dia berubah! Nah, ternyata alasan dia bisa mengenalinya karena dia menderita penyakit prosopagnosia, yaitu tidak dapat mengenali wajah, bahkan wajah dirinya sendiri.

Kok bisa? Justru orang yg tidak bisa mengenali wajah orang lain justru bisa mengenali Han Se Kye dalam kondisi berubah. Itu karena menurutnya, Se Kye adalah perempuan yg berbeda dari yang lain. Ciee. 😍😍

Waduh, menarik sekali kan hubungan mereka? Tentu saja pertemuan mereka tidak serta merta menjadikan keduanya jatuh cinta. Alur yang disajikan dalam drama ini menarik dan tidak mudah ditebak. Bikin penasaran untuk pengen tahu kelanjutannya apa sih. Sifat Do Jae yang angkuh dan terbiasa dingin serta karakter Se Kye yg begitu keras kepala tak mudah disatukan.

Selain hubungan keduanya, saya pun tertarik pada kisah Kang Sa Ra (Lee Da He), adiknya Do Jae , bersama dengan sahabat Se Kye yang bernama Ryu Eun Ho (Ahn Jae Hyun). Sa Ra sosok wanita angkuh yang mati-matian ingin mengalahkan kakaknya. Sementara Eun Ho, si cowok lugu baik hati yang ingin menjadi pendeta.

Tokoh Utama “The Beauty Inside” sumber gambar: kapanlagi

Saya suka sekali dengan karakter masing-masing tokohnya yg khas. Sekali lagi, di sini gak ada orang jahat. Semua bertindak mempunyai alasannya sendiri.

Namun hati-hati di pertengahan cerita, kamu akan berurai air mata. Bukan, bukan di bagian cerita antara dua pasangan unik itu, melainkan kisah Se Kye dan ibunya.

Saya masih terkesan dengan perkataan Se Kye pada ibunya, “kenapa saya tampak sebagai anak yang buruk? Ibu meneleponku, sementara aku sedang mempercantik kuku.

Jlebb banget! Itulah ibu, kadang menahan derita demi kebahagiaan anaknya, supaya sang anak gak khawatir dan fokus pada hidupnya saja. Hiks. 😭😭

Kalau yang ini drakor yg bikin saya banyak nangis. (Still 17)

Anyway, banyak sekali kesulitan yang dialami Se Kye karena penyakit uniknya itu. Dia bahkan sempat ingin mati saja saat pertama kali menyadari hal itu. Bayangkan saja, karena berubah jadi cowok misalnya, dia masuk ke toilet cowok, lalu ternyata di dalam toilet dia kembali ke wujud aslinya, hebohlah tragedi di dalam toilet, ya kan.

Atau, saat salah satu temannya menikah, marah besar karena mengira Se Kye tidak datang, padahal sebenarnya dia datang, namun saat itu sedang berubah wujud.

“Kenapa aku? Kenapa harus aku yang mengalami semua ini?” ujarnya dalam keputusasaan.

Di akhir cerita, Se Kye baru menyadari semuanya. Takdir yang ia jalani sudah dituliskan Tuhan untuk memberikan pengalaman menakjubkan selama ia berubah. Seperti saat dia berubah menjadi cowok remaja yg tampan ternyata bisa menyelamatkan seorang gadis yg dilecehkan teman laki-lakinya, misalnya.

Ternyata dengan wajah ini bisa berguna juga.”

Itu hikmah yg bisa diambil dari drama Korea ini, yakni agar kita selalu percaya pada takdir Tuhan dan menerimanya sebagai bagian dari hidup kita. So deep.

Kalau Drakor ini saya tonton di aplikasi Viu, maka untuk bacaan saya pilih aplikasi Ipusnas, seperti novel Harlequin satu ini.

Terus, kekurangan drakor ini apa?

Hmm, menurut saya, ada 5 adegan yang menjadi tanda tanya saat menonton “The Beauty Inside”:

  1. Pada saat Se Kye berubah dari anak kecil kembali menjadi dirinya sendiri, mengapa pakaian yang dia gunakan otomatis menyesuaikan? Semestinya, perubahan ini tidak mempengaruhi pakaiannya. Karena pada adegan sebelumnya, dia harus mengganti pakaiannya yang sesuai dengan ukuran. Makanya diceritakan, Han Se Kye punya koleksi berbagai macam pakaian, dalam segala ukuran, baik untuk perempuan maupun laki-laki. Holang kayahh. Namanya juga artis.
  2. Banyak sekali adegan di luar rumah yang menampakkan Se Kye baik-baik saja tampil di depan publik. Padahal di awal cerita kan karena dia seorang artis sudah gak asing yg namanya dikejar-kejar fans.
  3. Untuk ukuran seorang public figure, sikap Se Kye di hadapan umum terlalu berani. Dia tampak tidak peduli dengan anggapan orang lain. Gak khawatir kalau punya haters. Bukannya zaman sekarang gak perlu jadi artis ya buat punya haters. 😂
  4. Begitupun saat dia memutuskan resign begitu saja. Hmm, tampak mudah sekali kelihatannya. Saya sempat mengira apakah ada bisnis yg dia lakukan secara online seperti menjual hasil rajutannya? 🤔 menghasilkan uang? Sebab bila tidak, benarkah bisa hidup hanya dengan mengandalkan tabungan selama satu tahun? Atau mungkin ada beberapa perabotan rumahnya yg dijual ya? 😅
  5. Pada saat Do Jae mengalami kecelakaan dan dilakukan operasi di kepala. Semestinya yang namanya operasi di kepala, perlu dilakukan pencukuran rambut. Bahkan kebanyakan dibotaki untuk memudahkan operasi. Tapi tidak dengan Do Jae. Dia baik-baik saja dan masih tetap tampan. Hahaha. 🤣🤣 Tapi ini kesalahan yg dilakukan banyak film. Namanya orang lagi koma semestinya ada pemasangan selang NGT atau feeding tube. Gak cukup sekedar oksigen dan infus saja. Tapi memang sih, kalau terpasang sesuatu di hidung tentunya akan mengurangi kecantikan/ketampanan si artis 🙃

Over all, tetap saja, drakor ini merupakan salah satu drakor terfavorit yang ceritanya sukses membuat saya tersentuh. Gak nyesel nontonnya. Bahkan masih terkenang di ingatan dan bikin gagal move on. 😍😍

Ini, saya kasih video trailernya:

Sumber video: Trailer “The Beauty Inside” dari Viu

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.