in Uncategorized

“Me Time”-nya Sang Introvert

Me Time” itu sebenarnya apa sih?

Jika diartikan secara harfiah, “me” berarti diri sendiri, “time” artinya waktu. Me time berarti waktu yang dihabiskan hanya bersama diri sendiri.

Pertama kali saya mengetahui istilah ini, jujur saja sempat rancu. Karena bagi seorang introvert seperti saya, menghabiskan waktu dengan diri sendiri adalah suatu keharusan. Setiap harinya saya pasti meluangkan waktu untuk diri sendiri. Baik di tengah-tengah mengurus anak, maupun ketika bekerja.

Saat sedang mengasuh anak tentu saja me time bisa saya laksanakan setelah anak-anak tidur. Biasanya saya akan membuka laptop setelah anak tertidur lalu menarikan jemari di atas keyboard hingga membentuk suatu tulisan, entah naskah cerpen maupun tulisan dalam blog. Me time lainnya yang biasanya saya lakukan adalah membaca buku atau bernyanyi. (Untuk membaca buku bahkan dulu sering saya lakukan sambil menyusui anak, lho).

Nah, untuk bernyanyi, saya biasanya memanfaatkan aplikasi Smule. Zaman now mudah sekali yaa untuk melaksanakan hobi. Dengan bernyanyi melalui Smule saya bisa menjajal kemampuan suara selain untuk hiburan. Apalagi kadang ada artis yang buka OC (open collaboration), jadi siapapun bisa merasakan duet dengan artis tersebut.

Simak nyanyian saya yang banyak saya share di akun IG @emmy_emha maupun channel YouTube emmy herlina.

Lantas bagaimana me time di saat bekerja. Biasanya di waktu luang saya bisa berselancar di sosial media. Membaca buku pun juga sering saya lakukan. Kalau bernyanyi di Smule wah, sudah agak sulit dilakukan di tempat kerja. Meskipun dulu pernah sesekali saya lakukan juga, jika sikon memungkinkan. Hihihi.

Coba disimak dulu kata pakar tentang me time:
“Pada dasarnya manusia, meskipun dia bersosialisasi tapi tetap adalah makhluk individual. Butuh waktu buat sendiri. Manusia butuh menyenangkan diri sendiri tanpa harus melibatkan orang lain. Melakukan sesuatu sendiri bikin kita jadi orang yang lebih baik dan menyenangkan,” ujar Psikolog Ayoe Sutomo, M.Psi. (sumber: artikel detik)

Namun bagaimana dengan seorang yang memang terbiasa dengan kesendirian? Masihkah butuh me time? 😁😁

Introvert adalah satu dari tiga jenis kepribadian manusia. Mereka yang termasuk dalam kepribadian introversion adalah orang yang cenderung fokus kepada pikiran, perasaan, dan mood yang berasal dari dalam diri sendiri alias internal, dibandingkan dengan mencari stimulasi yang berasal dari luar. (sumber: google)

Seorang introvert akan membutuhkan me time untuk men-charge energinya. Jika dia terus menerus terlibat aktif dalam keramaian, akan terasa begitu melelahkan.

Bagi saya, intinya membiasakan hidup seimbang. Bekerja dibawa bahagia. Di sela bekerja pun perlu relaksasi. Bersama keluarga pastinya membahagiakan. Menghabiskan waktu dengan acara bersama blogger pun menyenangkan. Setuju?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

24 Comments

  1. Kalau sekarang Me Time-ku tidur, Mbak, wkwkwk. Entah mengapa aku jadi rutin banget tidurnya. Urusan menulis dan kawan-kawannya sudah masuk di rutinitas, jadi sudah bukan MeTime lagi. Jadi tidur berkualitas yang benar2 kukejar. Kalau jalan-jalan pun, sekarang masuknya sudah bukan MeTime, lha rombongan gak mau ketinggalan je. Wkwkwkwk

  2. aku juga memang sukanya menyendiri tapi apa daya setelah berrumah tangga banyak sekali kegiatan ‘bareng-bareng’. So, me time tetap harus ada jadinya. Buatku sekarang me time itu baca novel. Hiburan banget walau hanya sebentar dalam setiap harinya

  3. Aku geng penyuka me time mba… hehe.. kalo gak dikask waktu buat me time, jiwali rasanya hampa halahhhh hahhaa. Menurutku, mau kota introvert apa ekstrovert tetap butuh me time loh.. biar sehat jiwa dan raga

    • Iya memang Mbak. Kalau ekstrovert kan kentara me timenya. Lah kalau introvert emang dah biasa sendirian. Hahaha

  4. Kepribadian saya apa ya? Saya sering bingung apakah introvert atau ekstrover. Huhuhu…karena kayaknya fifth fifth deh. Hehe

  5. Saya introvert tapi kadang ngerasa ambivert hehe. Soal me time mah harus yaitu jalan-jalan alias travelling. Tapiii ga pernah sendirian karena pasti bawa rombongan. Ga me time sih sebenernya tapi we time πŸ™‚ Yaa, saat jalan-jalan seperti itu saya sempatin merenung sendirian sambil liat2 pemandangan. Cari inspirasi juga. Sementara si kecil dipegang bapaknya.

    Efeknya bagus buat mood. Bak hape yg di-charge, gitu. Btw, sebenernya saya suka nyanyi juga duluuu. Sekarang entah kok bukan bagian dari me time saya πŸ™‚

    Lanjuut nyanyi-nya, Mbakk. Bagus itu πŸ˜‰